Sidoarjo, 13 Oktober 2024 – Hari ini, KSPPS Suara Hati Jawa Timur merayakan Milad yang ke-13 dengan penuh suka cita. Acara yang diadakan di kantor pusat koperasi di Pondok Trosobo Indah, Sidoarjo ini, dihadiri oleh para pendiri terdahulu, anggota koperasi, serta masyarakat sekitar. Perayaan ini menjadi momen untuk mengenang perjalanan panjang dan penuh makna yang dimulai dari sebuah keluh kesah perekonomian 13 tahun lalu, hingga kini menjadi sebuah kisah inspiratif di dunia keuangan syariah.
Dari Keluh Kesah Menjadi Kekuatan Bersama
Berawal dari kondisi ekonomi yang sulit, sejumlah ibu-ibu arisan berinisiatif mendirikan koperasi dengan segala keterbatasan. Mereka adalah wanita-wanita tangguh yang mencoba mencari solusi di tengah keterbatasan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga mereka. Pada 2011, lahirlah koperasi ini dengan nama “Koperasi Serba Usaha Syariah Suara Hati,” yang didirikan dari semangat gotong royong dan komitmen para pendirinya untuk menciptakan peluang ekonomi yang lebih baik bagi anggotanya.
Para pendiri yang hadir di Milad ini turut mengingatkan kembali bagaimana perjalanan ini dimulai. Ibu Titik Nuraeni, yang menjadi ketua pertama koperasi, mengenang dengan jelas awal mula terbentuknya KSPPS Suara Hati. “Kami semua hanya ibu rumah tangga biasa, yang mencoba bangkit di tengah keterbatasan. Awalnya, koperasi ini hanya didukung oleh beberapa orang anggota arisan, tapi kami yakin bahwa kekuatan bersama bisa menjadi solusi dari keluh kesah kami waktu itu,” ujar Ibu Titik.
Selain Ibu Titik, hadir pula Tyas Mulatsih yang kala itu menjabat sebagai bendahara, Anisah Sri Prihati Mulyani sebagai sekretaris 1, Siti Khodijah sebagai bendahara 2, Sri Fatmawati sebagai humas, Erinda sebagai sekretaris 2, serta dua pengawas, yaitu Rofiq Abidin dan Siti Aminah. Mereka semua menyaksikan perjalanan koperasi yang awalnya kecil namun penuh harapan, hingga kini telah tumbuh menjadi lembaga keuangan syariah dengan ribuan anggota.
Melangkah dengan Komitmen dan Keberanian
Perjalanan selama 13 tahun tidaklah mudah. Keterbatasan modal, tantangan regulasi, hingga upaya membangun kepercayaan masyarakat menjadi ujian berat yang harus dilalui. Namun, semangat gotong royong dan kerja keras membuat koperasi ini tetap bertahan. Setiap masalah yang dihadapi justru dijadikan sebagai tantangan untuk terus belajar dan berkembang.
“Kami belajar dari nol, belajar tentang sistem keuangan syariah, belajar tentang manajemen koperasi, dan yang terpenting belajar untuk saling percaya dan mendukung satu sama lain,” kata Anisah Sri Prihati Mulyani, yang kini juga menjabat sebagai Ketua Pengawas KSPPS Suara Hati Jawa Timur.
Melalui berbagai perubahan, koperasi ini pun terus beradaptasi dan berkembang. Pada 2022, nama koperasi diubah menjadi “Koperasi Konsumen Syariah Suara Hati,” kemudian pada 2023 menjadi “KSPPS Suara Hati Jawa Timur.” Pergantian nama ini bukan sekadar simbol, melainkan mencerminkan perubahan arah dan peningkatan layanan yang dilakukan untuk menjawab kebutuhan anggota serta menyesuaikan dengan perkembangan zaman.
Merayakan Keberhasilan, Mengukuhkan Komitmen
Milad ke-13 ini menjadi ajang perayaan keberhasilan KSPPS Suara Hati, namun juga menjadi momen untuk mengukuhkan komitmen dalam memberikan layanan keuangan syariah yang terbaik. Kini, dengan lebih dari 1.000 anggota, koperasi ini terus berupaya untuk memberikan layanan yang tidak hanya berfokus pada keuntungan finansial, tetapi juga pada manfaat sosial bagi anggotanya.
Dalam pidatonya, Ibnu Ruhi Al Aziz selaku Ketua KSPPS Suara Hati Jawa Timur, menyampaikan terima kasih kepada para pendiri, anggota, dan seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan koperasi selama ini. “Kami berdiri di sini tidak hanya untuk merayakan usia 13 tahun, tapi juga untuk merayakan setiap tantangan yang berhasil kita hadapi bersama. Koperasi ini adalah milik kita semua, dan bersama-sama kita akan melangkah menuju masa depan yang lebih cerah,” ujarnya.
Menghadapi Masa Depan dengan Optimisme
Melihat ke depan, KSPPS Suara Hati Jawa Timur berkomitmen untuk terus berinovasi dan memberikan layanan yang lebih baik bagi anggotanya. Dengan tetap berpegang pada prinsip-prinsip syariah, koperasi ini berencana untuk memperluas jaringan dan meningkatkan program-program pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat. Milad ke-13 bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan titik awal untuk mencapai lebih banyak prestasi.
Acara perayaan ditutup dengan doa bersama dan tasyakuran, sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang selama 13 tahun ini. Harapan besar pun mengiringi langkah koperasi ke depannya, agar selalu menjadi rumah yang penuh berkah dan manfaat bagi setiap anggotanya.
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, KSPPS Suara Hati Jawa Timur siap melangkah lebih jauh, mewujudkan impian yang lebih besar, dan terus menjadi inspirasi di dunia keuangan syariah.
Selamat Milad ke-13, KSPPS Suara Hati Jawa Timur! Teruslah menginspirasi dan menjadi pelita bagi kesejahteraan umat.


